MASUKNYA AGAMA ISLAM DI INDRAMAYU
Sudah beberapa kali
dibagian muka disinggung bahwa pada tahun 1471 Sunan Gunung Jati datang ke
Indramayu (Babadan) untuk men-Islamkan Ki Gede Babadan. Walaupun didaerah
tetangga misalnya Cirebon agama Islam sudah masuk sejak tahun 1415 dengan kehadiran Syekh Dzatu Kahfi dari Mekah dan di Karawang
sudah masuk sejak 1420 dengan kehadiran Syekh Quro dari Campa, namun berhubung
tidak ada berita yang lebih tua dari itu mengenai perkembangan agama Islam di
Indramayu, maka kehadiran Sunan Gunung Jati ke Indramayu pada tahun 1471 itu
kita anggap sebagai saat mulai masuknya agama Islam di Indramayu, dan orang
pertama yang memeluk agama Islam adalah Ki Gede Babadan. Siapa nama Ki Gede
Babadan itu, tidak begitu jelas, sebab sampai sejauh itu tidak ada berita yang
menyambutnya. Namun mengingat kedudukan sebagai Ki Gede,dapatlah dipastikan
bahwa ia mempunyai kedudukan penting dalam lingkungannya. Melalui dia agama
Islam pasti akan berkembang lebih cepat di Indramayu.
Sesudah Ki Gede Babadan masuk
Islam, tidak terdengar lagi berita mengenai perkembangan selanjutnya di
Indramayu, baru kemudian pada tahun 1513 terdapat berita yang ditulis oleh Tome
Pires mengenai perkembangan agama Islam di Indramayu. Tome Pire menulis sebagai
berikut :
“Many moors live here, the
captian of this port is a heathen. It belongs to the Kingdom of Sunda. The end
of the Kingdom is here”.
(Banyak orang Islam tinggal
disini, tetapi Syahbandarnya bukan orang Islam. Pelabuhan ini masuk wilayah
kerajaan Sunda. Disinilah batas kerajaan Sunda.)
Prof. Husein mengatakan bahwa
Tome Pires tidak menyebut tempat lain dimana banyak berkumpul orang Islam,
selain pelabuhan Cimanuk.
Kalau Tome Pires
mengatakan bahwa Syahbandar bukan orang Islam, mudah dimengerti, sebab waktu
itu pelabuhan Cimanuk masih merupakan bagian dari Kerajaan Pajajaran yang tidak
Islam. Hanya sayangnya Tome Pires tidak menyebut siapa nama Syahbandar itu.
Jarak waktu antara tahun 1471 sampai tahun 1513 adalah 42 tahun. Pantaslah
kalau selama 42 tahun itu agama Islam di Indramayu telah berkembang baik.
Sumber : Sejarah
Indramayu Cetakan Ke-3

Leave a Reply