KABAR

Selasa, 14 Agustus 2012

Pembentukan Badan Penyelidik Usaha - Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)

Jatuhnya pulau Siapan pada Juli 1944 ke tangan sekutu berakibat besar terhadap kebijakan politik Jepang di Indonesia. Dengan semakin terdesaknya Jepang, Saiko Syikikan Kumakichi Harada mengumumkan pembentukan suatu badan untuk menyelidiki usaha - usaha persiapan kemerdekaan yang disebut Docuritsu Jumbi Coosakai (BPUPKI). Radjiman Wediodiningrat dilantik sebagai Ketua BPUPKI pada 29 April 1945.

Pada 28 Mei 1945, BPUPKI melakukan sidang yang pertama digedung Cou Sangi In. Sedang tersebut berlangsung sejak 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut, tercetus beberapa hasil penting, di antaranya munculnya istilah Pancasila dari Ir. Soekarno. Pembicara lainya yang menghadiri sidang BPUPKI tersebut ialah Mohammad Yamin dan Soepomo.

Pada 22 Juni 1945, BPUPKI melakukan sidang yang kedua. Dalam sidang tersebut diputuskan oleh seluruh anggota BPUPKI mengenai Piagam Jakarta. Adapaun anggota sidang yang menyepakati hasil keputusan hasil tersebut ialah Soekarno, Muhammad Hatta, Mohammad Yamin, Achmad Soebarjo, A.A. Maramis, Abdul Kahar, Muzakir, Wachid Hasyim, H. Agus Salim, dan Abikusno Cokrowijoso. Pada 7 Agustus 1945, BPUPKI diubah menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Leave a Reply