Fase Dakwah
nBina’u al-Fardi al-Muslim
nSyahsiyah Islamiyah. Umar bin Khatab, biasa dialog dgn dirinya.
nBina’u al-Usroh al-Muslimah
nDi bawah kendali kita (bahkan hak utk memukul, cat. Bagi kalangan uneducated, di kalangan educated isyaroh / dialogis). Bahkan untuk tema-2 yg sudah final perlu diulang-2 dan dipastikan.
nIshlahu al-Mujtama’
nAt-taujih (arahan) wa al-irsyad (bimbingan)
nKuat-2an membangun opini, menciptakan sample-2 sebuah komunitas yg baik, tergantung yg melihat
nDa’i yg memarahi masyarakat akan ditinggalkan. Contoh Hanura: konsep militer tdk bisa diterapkan
nKenapa masih memberikan peringatan walau sudah jelas tidak mau menerima, ma’ashiraton ila robbik. Supaya tidak ada delik dihadapan Allah,
yg penting prisip sudah disampaikan. Supaya tidak ada alasan “Saya belum mendengarkan…” Allah tidak akan menghukum org yg belum pernah mendengar.
nIshlahu al-Hukumah
nAshabul shulton (pemegang otoritas). Pola komutias para Nabi
nTidak hanya formatif. Tapi sampai harus membuat konstitutif dan eksekutif
n“Tidak mengapa bagi kalian utk berbuat baik thd mereka, dan berbuat adil bagi mereka”. Perintah kepada komunitas lain yg memusuhi dakwah.
n
Leave a Reply