KABAR

Kamis, 28 Juni 2012

Makalah Iman Kepada Kitab-Kitab Allah


Pengertian Kitab-kitab Allah 
Al kutub secara bahasa berarti kitab-kitab. Secara istilah berarti kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Rasul-rasul-Nya sebagai rahmat dan hidayah bagi seluruh ummat manusia agar mencapai kebahagiaan di dunia dan akherat.

Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah
Yang dimaksud dengan iman kepada kitab-kitab Allah SWT. yaitu meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT. telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada paraNabi dan Rasul yang berisi wahyu Allah SWT. berupa perintah dan larangan untuk disampaiakan kepada umat manusia agar diunakan sebagai pedoman hidup di dunia.

Kewajiban Manusia Terhadap Kitab-kitab Allah swt
1.       Beriman bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar diturunkan oleh Allah swt.
2.       Beriman kepada kitab-kitab yang sudah kita kenal namanya seperti shuhuf Ibrahim dan Musa, Zabur, Taurat, Injil, dan Al Quran.
3.       Membenarkan seluruh berita-berita yang terdapat di dalam Al Quran, juga berita-berita yang terdapat di dalam kitab-kitab terdahulu yang belum diganti atau diselewengkan.
4.       Mengerjakan seluruh hukum yang terdapat di dalam kitab-kitab tersebut.

Isi pokok dari kitab-kitab Allah
a)      Hukum I’tiqodiyah:hukum tentang keyakinan, seperti iman kepada Allah SWT, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari akhir dan Taqdir.
b)      Hukum Khuluqiyah: hukum tentang akhlaq, yakni kewajiban para mukallaf untuk memperhias diri dengan  perilaku utama (akhlaqul karimah) dan menghindarkan diri dari perilaku tercela (akhlaqul madzmumah).
c)       Hukum ‘Amaliyah: hukum tentang amal perbuatan, yakni segala perkataan, perbuatan dan tindakan manusia.

Hikmah Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah
1.       Mengetahui hikmah Allah swt dalam syara’ atau hukumnya sehingga menetapkan hukum sesuai dengan tabiat dan keadaan setiap umat.
2.       Menyadarkan kita akan kasih sayang Allah swt sehingga kita harus mensyukuri segala bentuk nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada kita.
3.       Meyakinkan kita bahwa Islam adalah risalah seluruh nabi dan rasul.
4.       Mengetahui perhatian Allah swt terhadap seluruh hamba-Nya sehingga menurunkan kitab yang menjadi hidayah bagi setiap umat.
5.       Mengetahui pertolongan Allah ta’ala pada hamba-kaum hamba-Nya dimana Allah menurunkan kepada setiap kitab yang memberi petunjuk pada mereka.

Fungsi kitab suci bagi kehidupan sehari-hari
a.       Menenteramkan hati.
b.      Mempertebal keyakinan.
c.       Menambah ilmu pengetehuan.
d.       Mengetahui riwayat (sejarah) umat masa lampau.
e.      Memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
f.        Menanamkan sikap toleransi terhadap pemeluk agama lain.

Kitab-Kitab Samawi Yang Disebutkan Di dalam Al Quran
Kitab Taurat
Ada yang menyebutnya Thoret atau Thora. Diturunkan kepada Nabi Musa AS (Moses) abad ke 15 SM untuk Bani Israil dan berbahasa Ibrani.
Kandungan kitab Taurat:
a.       Perintah mengesakan Allah SWT.
b.      Larangan membuat dan menyembah patung berhala, dst.
Kitab Zabur
Juga ada yang menyebut Mazmur maupun Paska. Diturunkan kepada Nabi Dawud AS (David) pada abad ke 10 SM untuk Bani Israil dan berbahasa Qibthi.
Kandungan kitab Zabur:
a.       Do’a
b.      Dzikir
c.       Nasihat
d.      Hikmah
e.      Menyeru kepada ketauhidan
f.        Tidak berisi syari’at.
Kitab Injil
Ada yang menamakan Bibel maupun Alkitab. Diturunkan kepada Nabi Isa AS (Yesus Kristus) pada awal abad ke 1M untuk Bani Israil dan berbahasa Suryani.
Kandungan kitab Injil:
a)      Seruan tauhid kepada Allah SWT.
b)      Ajaran hidup zuhud dan menjauhi kerusakan terhadap dunia.
c)       Merevisi sebagian hukum Taurat yang sudah tidak sesuai.
d)      Berita tentang akan datangnya Nabi akhir zaman bernama Ahmad atau Muhammad.
Al-Qur’an
Nama lainnya adalah Adz-Dzikru, Al-Furqon, Al-Bayan, Al-  Huda, dsb. Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW (Ahmad) pada abad 7 M mulai 6 Agustus 610 M untuk pedoman seluruh manusia dan berbahasa Arab.

Nama-nama lain alQur’an
Al Furqon (Pembeda benar dan salah)
At Tanzil (Yang diturunkan)
Adz Dzikru (Pemberi peringatan)
Al Kitab (Buku) dsb.

Sifat-Sifat Al Quran
1)      Nuur (Cahaya)
2)      Mubin (yang menerangkan)
3)      Huda (Petunjuk)
4)      Syiifa (Obat)
5)      Rahmah (Rahmat)
6)      Mau’idzah (Nasihat)
7)      Basyir (Pembawa kabar gembira)
8)      Nazir (Pembawa peringatan)
9)      Mubarok (Yang diberkati)

Kedudukan Al Quran
1.       Al Quran adalah manhaj tarbiyah islamiyah
2.       Al Quran sebagai kitab syari’ah
3.       Al Quran sebagai petunjuk jalan dalam kehidupan ini
4.       Al Quran sebagai penyeru kepada penghayatan (taddabur) ayat-ayat Allah swt di dalam Al Quran atau alam ini
5.       Al Quran sebagai mashdar ma’rifah (referensi) sejarah yang mulia.

Al-Qur’an Kitab Terakhir Dan Terlengkap
Arti kata Al-Qur’an adalah bacaan atau yang dibaca, berasal dari kata “qara-a” (bacaan). Adapun pengertian Al-Qur’an adalah Kalam Allah SWT. yang merupakan mu’jizat yang diturunkan (diwahyukan) melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. dan yang ditulis di mush-haf dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya adalah ibadah.

Cara-cara Al-Qur’an diwahyukan
Proses turunnya Al-Qur’an adalah secara bertahap dan berangsur-angsur.
Tahap pertama Al-Qur’an disimpan di Lauh Mafudz, Tahap kedua diturunkan ke Baitul ‘Izzah atau “samaud-dunya” (langit dunia) pada malam Lailatul Qadar, kemudian tahap ketiga baru disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur.
Adapun berangsur-angsur artinya bahwa Al-Qur’an tidak di sampaikan sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit sesuai situasi dan kondisi yang tepat. Adapun pertama kali ayat Al-Qur’an disampaikan oleh Malaikat Jibril (Ruhul-Quddus) kepada Nabi Muhammad SAW. adalah pada saat “bi’tsah” “pengangkatan” beliau sebagai Nabi dan Rasul yakni pada 17 Ramadhan bertepatan pada tanggal 6 Agustus 610 M, Seterusnya disampaikan hingga dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari, yakni 13 tahun pada periode Mekkah dan 10 tahun pada periode Madinah.

Hikmah diturunkannya Al-Qur’an secara berangsur-angsur
Bagi Nabi Muhammad SAW
1)      Meringankan dalam menerima wahyu.
2)      Memudahkan dalam menjelaskan kandungan dan mencontohkan pelaksanaannya.
3)      Meneguhkan hati dalam menghadapi cobaan celaan dan penganiayaan orang-orang kafir.
Bagi Ummat
1)      Memudahkan dalam menghafalkan.
2)      Memudahkan dalam memahami.
3)      Mempersiapkan bangunan Al-Qur’an dengan landasan yang sempurna dalam menghancurkan kepercayaan yang bathil dan tradisi yang merusak.
4)      Membangun umat menuju bentuk yang sempurna dengan menanamkan aqidah salamah, ibadah shahihah dan akhlaqul karimah.
5)      Meneguhkan hati dan meringankan beban penderitaan dalam menegakkan dan memperjuangkan Islam.

Adapun diantara kaifiyat atau cara-cara penyampaian wahyu
a.       Malaikat Jibril memasukkan wahyu langsung kehati dan akal beliau. Nabi tidak melihat melainkan hanya dalam merasakan bahwa hatinya penuh wahyu.
b.      Malaikat Jibril menampakkan diri sebagai seorang laki-laki, kemudian menyampaikan firman Allah lalu Nabi menghafalnya dengan benar.
c.       Malaikat Jibril menampakkan diri dalam ujud aslinya.
d.      Malaikat Jibril datang dengan disertai suara seperti gemerincingnya lonceng. Cara inilah yang terasa paling berat oleh Nabi Muhammad SAW.

Keistimewaan Al-Qur’an
1.       Tidak pernah mengalami perubahan.
2.       Terpelihara kemurniannya hingga akhir zaman.
3.       Tak ada satupun makhluk yang dapat menandingi kehebatan Al-Qur’an.
4.       Memuat petunjuk tentang segala segi kehidupan manusia.
5.       Mengoreksi segala kekeliruan kitab-kitab sebelumnya akibat penyelewengan.
6.       Telah tertulis sejak zaman Rasulullah masih hidup.
7.       Memiliki gaya bahasa yang sangat tinggi.
8.       Berlaku hingga hari qiyamat dan bagi seluruh umat manusia di dunia ini.
9.       Selalu memuliakan akal fikiran serta menggunakannya sebagai dasar dalam memahami kandungannya.
10.   Memandang hakekat manusia adalah sama.
11.   Memadukan antara ilmu, iman dan keyakinan.
12.   Menjanjikan kebahagian dunia akhirat bagi yang mengamalkannya.
13.   Membacanya sebagai ibadah dan berpahala, baik yang mahir maupun belum,
14.   Sebagai mu’jizat Nabi dan Rasul yang terbesar.
15.   Sebagai obat dan rahmat bagi yang beriman.

Al-Qur’an Sebagai Sumber Hukum Dan Pedoman Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Isi dan Fungsi (Peranan) Al-Qur’an Menurut Muhammad Abduh Al-Qur’an berisi tentang :
a.       Masalah ketauhidan.
b.      Masalah janji dan ancaman.
c.       Masalah Jalan menuju kebahagiaan.
d.      Masalah peribadatan.
e.      Masalah kisah sejarah.
Oleh karena itu Al-Qur’an berfungsi sebagai :
a.       Mu’jizat bagi Nabi Muhammad SAW.
b.      Pedoman hidup bagi setiap muslim.
c.       Nasikh (pengganti), Muhaimin (korektor) dan Mushoddiq (pembenaran) terhadap kitab suci sebelumnya.

Cara beriman kepada Al-Qur’an
a.       Meyakini bahwa Al-Qur’an itu benar-benar wahyu Allah  SWT, bukan karangan Nabi Muhammad SAW belaka.
b.      Meyakini bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci samawi terakhir sebagai petunjuk seluruh umat manusia.
c.       Meyakini bahwa isi Al-Qur’an itu benar dan tidak ragu sedikitpun.
d.      Mempelajari, mamahami dan menghayati isi Al-Qur’an.
e.      Mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik pribadi, keluarga, bermasyarakat, bernegara maupun internasional, baik aspek sosial, ekonomi, politik,budaya dan lain-lain.
f.        Mengajarkan, menyampaikan dan mendakwahkan Al-Qur’an.
g.       Mempelajari beberapa ilmu alat yang diperlukan untuk memahami isi Al-Qur’an, misalnya bahasa Arab (nahw, sharaf, uslub, balaghah, dll.), tajwid, asbabun-nuzul,dsb.

Fadhilah (Keutamaan) Al-Qur’an
Menurut Imam As-Suyuthi
a.       Al-Qur’an akan datang sebagai pemberi syafa’at bai yang membacanya.
b.      Surat-surat yang dibaca dan diamalkan akan menjadi pembela di hari qiyamat.
c.       Menjadikan orang yang mempelajari dan mengajarkan sebagai manusia yang paling baik.
d.      Orang mukmin yang suka membaca Al-Qur’an bagaikan buah utrujah yang harum dan manis.
e.      Allah SWT. akan mengangkat martabat manusia karena Al-Qur’an.
f.        Hanya boleh iri kepada orang yang faham dan mengamalkan Al-Qur’an.
g.       Setiap huruf akan mendapat 1 kebaikan yang dilipat gandakan 10 kali.

Daftar Pustaka
Ø  Abdullah. 29 April 2009. Kitab-Kitab Allah Swt (Shuhuf Ibrahim, Shuhuf Musa, Zabur, Taurat, Injil, Al Quran)—online.
(www.kitab-kitab-allah-swt-shuhuf-ibrahim-shuhuf-musa-zabur-taurat-injil-al-quran.htm) diakses 24-mei-2009
Ø  Nurseha, Adi. 10 Apr 2009. [daarut-tauhiid] Kitab Al-Qur’an sebagai Pemersatu Umat Manusia—online. (http://nuraurora.com)diakses 24-Mei-2009
Ø  Ummu ‘Ummar, Ummu Ziyad. 27 Maret 2008. Mengimani Kitab-Kitab Allah—online. (www.mengimani-kitab-kitab-allah.html) diakses 24-Mei-2009
Yazid. 10 Mei 2008. Iman Kepada Malaikat Dan Iman Kepada Kitab
Kitab—online. (www.Iman-Kepada-Malaikat-Dan-Iman-Kepada-Kitab-Kitab) diakses 24-Mei-2009
An-Nur. 02 April 09. Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Ta’ala—online.
(www.Hikmah-Al-Quran&Mutiara-Hadits.htm) diakses 24-Mei-2009
Pakfakih. 18 Maret 2009. Iman Kepada Kitab Allah Swt (Pendalaman Materi)—online. (www.Pakfakih’sBlog.htm) diakses 24-Mei-2009

Leave a Reply