Efesiensi dan Efektivitas
Dua konsep utama untuk mengukur prestasi kerja
(performance) manajemen adalah efesiensi dan efektivitas. Efisiensi adalah kemampuan untuk meyelesaiakan suatu pekerjaan
dengan benar. Ini merupakan konsep matematik, atau merupakan perhitungan ratio
antara keluaran (output) dan masukan (input). Seorang manajer efisien adalah seserang yang mencapai keluaran yang lebih
tinggi (hasil, produktivitas, performance) dibandingkan masukan-masukan (tenaga
kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan. Dengan kata lain, manajer
yang dapat meminimumkan biaya penggunaan sumber daya-sumber daya untuk mencapai
keluaran yang telah ditentukan disebut manajer yang efisien. Atau sebaliknya,
manajer disebut efisien bila dapat memaksimumkan keluaran dengan jumlah masukan
yangh terbatas.
Efektivitas
merupakan kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat
atau peralatan yang tepat untuk pencapaian yang telah ditetapkan. Dengan kata
lain, seorang manajer efektif dapat
memilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metode (cara) yang tepat untuk
mencapai tujuan.
Menurut ahli manajemen Peter Drucker
efektivitas adalah melakukan pekerjaan
yang benar (doing the right things), sedangkan efisiensi adalah melakukan pekerjaan dengan benar (doing
thing right). Bagi para manajer, pertanyaan
yang paling penting adalah bukan bagaimana melakukan pekerjaan yang
benar untuk dilakukan, dan memusatkan sumber daya dan usaha pada pekerjaan tersebut.
Seorang manajer yang bersikeras untuk memproduksi hanya mobil-mobil kecil
adalah manajer yang tidak efektif, walaupun produksi mobil-mobil besar tersebut
dilakukan dengan efisien.
Peter F. Drucker, Managing for results, Harper & Row, New York, 1964, halaman 5.
T. Hani Handoko
Peter F. Drucker, Managing for results, Harper & Row, New York, 1964, halaman 5.
T. Hani Handoko
Leave a Reply