Firman dan Sabda tentang Sholat
Dan Rasulullah menempatkannya sebagai rukun yang kedua di antara rukun-rukun Islam yang lima, seba-gaimana sabdanya yang berbunyi:
"Islam itu dibangun berdasarkan rukun
yang lima; yaitu: Bersaksi bahwa tidak ada sesembahan
yang haq selain
Allah dan Nabi
Muhammad itu utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan." (Muttafaq 'alaih)
"Pokok segala perkara itu adalah Al-Islam dan tonggak
Islam itu adalah shalat, dan puncak
Islam itu adalah
jihad di jalan
Allah." (HR.
Ahmad, At-Tirmidzi dan lainnya, hadits shahih)
Untuk
niat itu sendiri Rasulullah saw bersabda :
"Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya". (Muttafaq 'alaih)
Hadist yang berkaitan dengan niat Shalat
Pendapat Al Iman Ibnu Qaiyim dalam Ighatsatul lahfan
Berkata : “ Niat ialah qasad ( maksud ) dan azam ( cita – cita ) mengerjakan
sesuatu. Tempatnya didalam hati dan tidak ada hubungannya dengan lidah.
Karena itu, tidak dinuklikan dari Nabi SAW, dan sahabatnya
tentang lafadh niat dan tidak ada pula yang dapat menerangkan adanya demikian
sewaktu memulai shalat (QS : Al Iman Ibn
Qadamah : 5 – 6 )
Pendapat
Ibnu Rusyd, segala ulama telah bermufakat menetapkan, bahwa sanya niat itu
syarat sah shalat ( dalam kitab Bidayatul Mujtihad 1 : 102)
sabda Rasulullah sAW:
"Shalatlah
kalian sebagaimana
kalian melihatku shalat." (HR. Al-Bukhari)
*jika ada tulisan abjad apaupun saya minta maaf*


Leave a Reply